AGAMA dan ASAH SKILL, UTS 1 (SEMESTER GANJIL) KAMPUS MILENIAL ITBI
UTS 1 (SEMESTER GANJIL)
NAMA : BEZARO TAFONAO
JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1
KELAS : MALAM
batas waktu : Selasa, 01 Desember 2020
Soal 1. JELASKAN SEJARAH GEREJA DI DAERAH MU.
Jawab :
SEKILAS TENTANG GEREJA HKBP SUKADONO RESORT SUKADONO/MEDAN ACEH
a. Sejarah singkat gereja HKBP sukadono
Gereja HKBP sukadono 3 (tiga kali) pindah lokasi. Pada awalnya bangunan gereja kecil di dirikan di tanah pertapakan berlokasi di Lorong Nauli (jl.tomat sekarang ini), dengan ukuran tanah 8 m × 15 m, anggota gereja saat itu hanya berjumlah 13 KK. Gereja tersebut hanya bertahan selama 3 hari. Pada tanggal 13 februari 1982, atas kerja sama yang baik pengurus gereja dengan masyarakat sekitarnya termasuk simpatisan di luar jemaat HKBP, mereka sepakat gereja di pindahkan ke depan rumah seorang pendidikan yaitu bapak Drs. G. Sitorus, yang saat ini di namakan jalan pemasyarakatan no. 28, degan cara mengangkat bangunan secara beramai-ramai.
Bangunan gereja sederhana berdiri, pengurus gereja melaporkan hal tersebut ke HKBP Resort Sei Agul, di terima dan di sambut baik oleh bapak pendeta Syarif Nababan, sth selalu pendeta resort di dampingi sekretaris huria. Hari itu juga keluarga St.Drs.G. Sitorus/ R. Br. Rajagukguk, bersedia meminjamkan pertapakan tanah nya untuk tempat ibadah selama 5 tahun untuk menunggu adanya pertapakan gereja. Seiring dengan waktu, anggota jemaat semakin berkembang, lalu pada hari minggu tanggal 17 Oktober 1982 resmi berdiri sebuah gereja HKBP di sukadono dan jumlah jemaat saat itu adalah hanya 26 KK. Pada hari itu juga di laksanakan penambalan sintua perdana di HKBP Sukadono yaitu :
1. Mangandar Siregar sebagai guru huria
2. Drs. G. Sitorus sebagai bendahara
3. T. M. Siregar sebagai ketua pembangunan
4. S. Simahulae sebagai ketua parhalado parartaon
5. P. Sinaga sebagai ketua dewan sosial
6. J. Manalu
Selama setahun gereja menompang di depan rumah St. Drs. G. Sitorus, tidak mampu lagi menampung para jemaat beribadah. Dengan segala keterbatasan, bermodalkan iman percaya dan motivasi tinggi para jemaat, yang di motori oleh bapak Drs. G. Sitorus, B. Manurung, M. Manurung, Oppung Sampe Marpaung, B. Gultom dll, mereka sepakat membeli sebidang tanah untuk di jadikan pertapakan gereja dengan ukuran 15 m × 30 m berlokasi di sebelah kiri atau bagian Timur bangunan gereja sekarang yang di sebut sebagai Gg. Gereja.
Dari tahun ke tahun jumlah jemaat terus bertambah dengan pesat, sementara kondisi jalan ke lokasi gereja saat itu masih kecil dan berlumpur, atas usul bersama jemaat di upayakan lah lokasi gereja yang lebih baik dengan pertimbangan melihat jauh kedepan. Artinya pertapakan gereja lebih luas, di pinggir jalan, atas prakarsa bapak Drs. G. Sitorus bersama jemaat lainnya, mereka berusaha mencari pertapakan lokasi baru yang strategis untuk pengembangan gereja kedepan. Dengan tekad musyawarah, untuk ketiga kalinya gereja HKBP Sukadono berpindah lokasi lagi dari Gg. Gereja ke lokasi pertapakan baru yang relatif luas yaitu di jalan pemasyarakatan no. 50, itulah lokasi gereja kita sampai sekarang.
Untuk merealisasikan rencana pembangunan gereja besar dan permanen tidaklah mudah, tentunya menyedot dana, tenaga dan pikiran yang bijaksana. Oleh karena itu, panitia bekerja sama tentang bagaimana teknik dan cara merealisasikan bangunan besar menjadi kenyataan. Untuk menopang dana tersebut, jemaat HKBP Sukadono termasuk gigih untuk membangun, mereka rel dengan cara memberi pinjaman uang mereka kepada panitia pembangunan gereja berupa obligasi untuk menambah hasil penjualan pertapakan gereja bangunan lama yang berada di Gg. Gereja dan sekaligus membangun gereja yang besar. Banyak anggota jemaat yang memberikan perhatian pada masa itu untuk pembangunan gereja induk, seperti : S. Simamora, T. Silaban, P. Sihombing, Drs. A. Simanjuntak, P. Hutabarat, J. Silaban, dll.
Pembangunan sarana dan prasarana gereja terus menerus di benahi oleh jemaat secara bertahap, jemaat bahu membahu dengan panitia pembangunan yang silih berganti secara estafet, hingga mampu membangun gereja berdiri dengan megah saat ini. Pembangunan rumah pendeta, gedung pertemuan, dan menyusul rumah dinas gereja dalam tahap pembangunan, semua pembangunan ini tidak lepas dari perhatian seluruh anggota jemaat HKBP Sukadono, dan juga para pendeta yang aktif pada masa pembangunan tersebut. Kita menyadari bahwa pembangunan dapat terwujud bukan karena kemampuan jemaat semata, melainkan semua peran nyata dari para simpatisan, donatur dan lain lain. Semua terbangun karena kebesaran dari Tuhan melalui melalui tangan-tangan yang di pakai tuhan dan peran serta semua jemaat, parhalado dan Uluan yang selalu bersatu, mulai dari para pendahulu sampai dengan yang ada pada saat ini.
Soal 2. APA YANG KAMU PAHAMI TENTANG GEREJA?
Jawab :
Gereja (bahasa Inggris: Church; bahasa Portugis: Igreja) adalah suatu kata bahasa Indonesia yang berarti suatu perkumpulan atau lembaga dari penganut iman Kristiani. Istilah Yunani ἐκκλησία, yang muncul dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen biasanya diterjemahkan sebagai "jemaat/umat".
Gereja tidak saja diartikan sebagai rumah peribadatan. Namun gereja juga memiliki arti dan tujuannya berdasarkan Alkitab.
Kata Church dalam Bahasa Inggris berhubungan dengan kata kirk dalam Bahasa Skotlandia dan kirche dalam Bahasa Jerman. Semua istilah ini berasal dari kata Yunani kuriakon. Bentuk ajektif netral dari kurios ("Lord"), berarti "dari Tuhan".
Istilah church juga diterjemahkan dari kata Yunani ekklesia, yang berasal dari kata ek, berarti "keluar dari," dan kaleo yang berarti " memanggil." Jadi gereja adalah "suatu kelompok yang dipanggil keluar."
EKKLESIA
Tuhan Yesus adalah pertama kali memakai ekklesia dalam Perjanjian Baru, dan Ia memakai kata itu untuk menunjuk murid-murid yang ada bersama dengan Dia, Matius 16 : 8.
Dan para murid itu mengenal Dia sebagai Tuhan, serta menerima prinsip-prinsip Kerajaan Allah. Mereka adalah ekklesia dari Mesias, Israel yang sejati.
Pada masa berikutnya, sebagai hasil dari perluasan Gereja, kata ekklesia ini mendapat pemakaian yang lebih luas.
Gereja-gereja lokal didirikan di mana-mana, dan semua itu disebut sebagi ekklesiai, sebab mereka itu memanifestasikan Gereja Kristus yang Universal.
Soal 3. APA ARTI IBADAH BAGI MU?
Jawab :
Menurut pemahaman saya, ibadah itu ialah suatu tidakan yang dilakukan bukan hanya RUTIMITAS, melainkan dari "hati" tidak juga untuk supaya dikatakan hai engkau rajin,saleh,taat,dll melainkan tindakan sadar rohani yang ingin mendatangi dan berseru serta memuliakan Tuhan di rumahnya.
Soal 4. Menurut pendapat mu, apa peranan orang Kristen di tengah-tengah dunia?
Jawab :
Menurut saya, peranan orang Kristen di tengah-tengah dunia antara lain :
1. Diakonia (Pelayanan)
Pada poin ini, kamu diharuskan untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Gereja yang tujuan utamanya adalah melayani. Agar kegiatan pelayanan dapat sukses, kamu harus bekerja sama dengan tim untuk menwujudkannya. Contoh tindakan pelayanan, antara lain:
1. Membantu korban bencana alam
2. Mengikuti kegiatan amal bagi saudara-saudara kita yang miskin, cacat, terlantar, dan butuh kasih sayang
3. Mencoba hidup bersama orang yang menderita penyakit kusta.
Matius 20:28 “sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
2. Persekutuan (Koinonia)
Persekutuan berarti rela berbagi kepada sesama dalam suatu perkumpulan. Sebagai orang beriman, kita senantiasa dipanggil untuk ikut dalam sebuah persekutuan untuk mempererat tali persaudaraan. Di dalam persekutuan inilah kita bisa menampakkan kehadiran Yesus Kristus. Tali persaudaraan antara kamu dengan umat yang lain bisa terjalin dengan Pengantaraan Kristus dalam Kuasa Roh Kudus-Nya.
Contoh kegiatan yang mencerminkan persekutuan, antara lain:
1. Mengikuti kegiatan Pendalaman Iman (PA)
2. Bergabung dalam muda mudi Gereja
3. Bergabung pada perkumpulan lingkungan, ibu-ibu, bapak-bapak, dan orang lansia.
1 Yohanes 1:3 “Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.”
3. Pewartaan (Kerygma)
Mewartakan berarti membawa kabar gembira bagi seluruh umat manusia. Lukas 22:27 “Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.”
Berikut peran Gereja dalam pelayanannya sebagai perwataan dalam masyarakat :
1. Misalnya, Katekese calon baptis, penerimaan Sakramen Tobat, Sakramen Krisma, Sakramen Perkawinan, dan kegiatan pendalam iman.
2. Dengan melakukan kegiatan pewartaan, kita sudah dapat dikatakan membantu umat Allah untuk mendalami kebenaran Firman Allah.
Dengan demikian, umat Allah bisa hidup kekal, tidak mudah goyah, dan tetap setia kepada pengajaran Tuhan Yesus.
Soal 5. COBA KAMU PAHAMI ARTI 1 YOHANES 3 : 16, APA YANG BISA KAMU SIMPULKAN? LALU APA YANG DI HARAPKAN BAGI KITA ORANG KRISTEN DARI AYAT TERSEBUT?
Jawab :
1 Yohanes 3 : 16........Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga ia mengaruniakan anaknya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Kesimpulan..........sebagai kesimpulan di sini ialah bahwa Allah telah mengaruniakan anak-Nya yaitu Tuhan Yesus sebagai Mesias yang menyelamatkan orang-orang di dunia ini dari dosa dan juga yang sudah mempersiapkan tempat bagi kita di hari dimana kita kembali kepada Bapa di Sorga.
Harapan bagi kita orang Kristen adalah........
- Hendaklah kita terus berbuat baik di hadapan Tuhan dan saling menolong sesama kita.
- Kita juga di ajak untuk terus menaruh kepercayaan kepada Tuhan dan selalu bersyukur dan berdoa, karena dengan perbuatan itu nyawa kita akan di selamatkan dan dosa kita di hapuskan
- Karena sesungguhnya barang siapa percaya kepada nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal......... Maka dari sini kita tau bahwa sebenarnya Tuhan sudah menjanjikan kepada kita lewat firmannya bahwa dengan kepercayaan kita kepada nya dia pasti menyelamatkan nyawa kita. Andai kata kita sudah berbuat dosa yang sangat parah dan sangat tidak pantas untuk di lakukan di hadapan tuhan, maka dengan cara bertobat " Tuhan ampunilah aku," Maka Tuhan akan mengampuni kita dan dia akan memberikan kita kehidupan yang abadi dan kekal.... 😊😊😊
- Karena pada dasarnya Yesus di utus ke dunia ini untuk menghapuskan dosa manusia, dengan demikian yang Tuhan selamatkan itu adalah orang yang sudah jauh dari nya dan orang yang berdosa, maka orang berdosa itu di berkati nya dan di selamatkan sampai dia benar-benar menaruh hati kepada tuhan......
Mohon maaf jikalau pembahasan saya agak jauh dari pembahasan yang sebenarnya, tapi memang itulah menurut pemahaman saya sendiri....... 🙏🙏
Sekian dan terima kasih, syallom......
Komentar
Posting Komentar